The Effectiveness Of Duolingo Application On Vocabulary Mastery In English Language Learning Of Grade 10 Students At SmkAl-Kautsar Sriwijaya
Keywords:
Keywords: Duolingo, vocabulary mastery, English learning.Abstract
This study aimed to examine the effectiveness of the Duolingo application in helping 10th-grade students at SMK Al-Kautsar Sriwijaya master English vocabulary. This research is based on the understanding that vocabulary is a crucial foundation in English language learning, and Duolingo's potential as an innovative digital learning tool. Using a quantitative quasi-experimental method, we compared two groups of students: one group learned using Duolingo (the experimental group) and the other used traditional methods (the control group). The subjects of this study were all 10th-grade students at SMK Al-Kautsar Sriwijaya for the 2024/2025 academic year. Two classes were specifically selected (purposive sampling) to be the experimental and control groups. To measure vocabulary mastery, both groups were given a pre-test and a post-test. The collected data were then quantitatively analyzed using an independent t-test to determine the difference in average post-test scores between the two groups. The analysis results showed a significant difference in vocabulary mastery between students who used Duolingo and those who did not. The experimental group's average post-test score was significantly higher. This demonstrates that the Duolingo application is effective in improving students' English vocabulary mastery. Therefore, Duolingo can be recommended as an innovative and engaging vocabulary learning tool for use in schools.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas aplikasi Duolingo dalam membantu siswa kelas X di SMK Al-Kautsar Sriwijaya menguasai kosakata bahasa Inggris. Penelitian ini didasarkan pada pemahaman bahwa kosakata merupakan fondasi krusial dalam pembelajaran bahasa Inggris, serta potensi Duolingo sebagai alat pembelajaran digital yang inovatif.
Dengan menggunakan metode kuantitatif kuasi-eksperimental, kami membandingkan dua kelompok siswa: satu kelompok belajar menggunakan Duolingo (kelompok eksperimen) dan kelompok lainnya menggunakan metode tradisional (kelompok kontrol). Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Al-Kautsar Sriwijaya tahun ajaran 2024/2025. Dua kelas dipilih secara khusus (purposive sampling) untuk menjadi kelompok eksperimen dan kontrol.
Untuk mengukur penguasaan kosakata, kedua kelompok diberikan pre-test dan post-test. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kuantitatif menggunakan independent t-test untuk menentukan perbedaan rata-rata skor post-test antara kedua kelompok tersebut. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam penguasaan kosakata antara siswa yang menggunakan Duolingo dan yang tidak. Rata-rata skor post-test kelompok eksperimen jauh lebih tinggi secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa aplikasi Duolingo efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa. Oleh karena itu, Duolingo dapat direkomendasikan sebagai alat pembelajaran kosakata yang inovatif dan menarik untuk digunakan di sekolah.





