Penerapan Metode Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SD Negeri 1 Sinar Harapan Mulya
Keywords:
TGT Papan Pintar, Hasil BelajarAbstract
Abstrak
Studi ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan hasil belajar Bahasa Indonesia bagi siswa kelas III
SDN 2 Lubuk Makmur dengan mengimplementasikan model pembelajaran TGT yang didukung
media papan pintar. Permasalahan pokok yang diidentifikasi adalah capaian belajar siswa yang
masih rendah, dipicu oleh minimnya minat, kurangnya partisipasi, serta variasi metode
pengajaran yang terbatas. Penelitian ini, yang mengadopsi PTK model Kurt Lewin, dijalankan
melalui dua siklus pengamatan. Data dikumpulkan melalui observasi, evaluasi hasil belajar, dan
dokumentasi. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan; persentase siswa yang memenuhi
KKM melonjak dari 27,8% di pra-tindakan menjadi 61,1% pada siklus I, dan mencapai 88,9% di
siklus II pasca penerapan TGT dengan papan pintar. Model TGT, dengan basis permainan dan
kolaborasi kelompok, terbukti efektif dalam mendorong keterlibatan siswa serta menciptakan
atmosfer belajar yang interaktif dan kompetitif. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan
bahwa TGT bersama papan pintar merupakan strategi yang efisien untuk meningkatkan hasil
belajar dan dapat menjadi inovasi alternatif dalam pendidikan dasar.
Kata Kunci: TGT, Papan Pintar, Hasil Belajar
Abstract
This study was conducted to optimize Indonesian language learning outcomes for third-grade
students at SDN 2 Lubuk Makmur by implementing the TGT learning model supported by a
papan pintar medium. The core problem identified was the low student achievement, triggered
by a lack of interest, limited participation, and insufficient variety in teaching methods. This
research, adopting Kurt Lewin's PTK model, was carried out through two observational cycles.
Data were collected via observation, learning outcome evaluations, and documentation. The
findings indicate a significant improvement; the percentage of students meeting KKM soared
from 27.8% pre-intervention to 61.1% in cycle I, reaching 88.9% in cycle II following the
implementation of TGT with papan pintar. The TGT model, based on games and group
collaboration, proved effective in fostering student engagement and creating an interactive and
competitive learning atmosphere. Therefore, this study concludes that TGT alongside papan
pintar is an efficient strategy for enhancing learning outcomes and can serve as an innovative
alternative in elementary education.
Keywords: TGT, Papan Pintar, Learning Outcomes.





